Assalamualaikum,
Rasulullah SAW, memberitahukan kita bahwa dunia hanyalah sebuah kenikmatan sementara. Beliau memperingatkan kita agar tidak berangan-angan atau menginginkan yang bukan-bukan. Inilah wasiat beliau kepada Abdullah bin Umar ra :
"Hiduplah di dunia ini seperti orang asing atau orang yang sedang dalam perjalanan" (HR. Muslim)
Saudaraku, hadits ini adalah nasehat Nabi SAW. Buat kita , bagaimana cara hidup yang baik di dunia. Beliau menegaskan bahwa seorang mukmin tidaklah patut menjadikan dunia sebagai negeri atau rumah menetapnya, yang ia senantiasa puas dan sangat cinta dengan berbagai kegemerlapannya.
Seharusnya yang dilakukan seorang mukmin ialah menjadikan dunia ini seperti sebuah pohon yang ia tempati berteduh, beristirahat sebentar di bawahnya dan segera bersiap-siap untuk pergi meneruskan perjalanan.
Rasulullah SAW. Bersabda :
"Sungguh! Dunia tidaklah begitu berarti bagiku, keadaanku di dunia adalag seperti seorang penunggang kuda dalam perjalanan yang berteduh sebentar di bawah naungan pohon. Kemudian ia pergi meneruskan perjalanan dan meninggalkan pohon tersebut" (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad. At-Tirmidzi berkata ini adalah hadits hasan-shahih).
Seperti inilah Rasulullah SAW. menberikan wasiatnya kepada kita agar para saudagar kaya selalu memikirkan niaga, para pengusaha yang selalu sibuk dengan jabatan, dan para raja yang selalu berlomba membangun istana indah, menjadi ingat dan sadarkan diri bahwa ia hidup di dunia ini tidaklah selama-lamanya.
Wahai Saudaraku, ingatlah kita pasti akan meninggal dunia dan bertemu Allah SWT. Tetapi kapankah kita sadar diri dari berbagai kelalaian ini?
Wassalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar